PENGURUS DAN KARYAWAN

Duduk dari Kiri ke Kanan : SYUKRAN (Sekretaris), H. Idrus (Ketua), Makrip (Bendahara), H. A. Rahim Sayuti (Pengawas) Berdiri dari Kiri ke Kanan : ZUL, SAHAB, IDA, IRA, YUS, ENA, ENY, ANG, ATIN, ATUN, AS, IYAN, IBAH, NOOR, DUH, AGUS

RAPAT ANGGOTA TAHUNAN KE XVII

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 25 Maret 2013

Turki Akan Bangun Masjid Dan Pusat Peradaban Islam

Maket Masjid rancangan Profesor Ahmet Vefik Alp

Seorang arsitektur Turki membuat sebuah rancangan masjid yang juga mencakup pusat budaya dan museum di wilayah Taksim. Masjid yang akan dibuat di atas lahan parkir ini diproyeksikan tak sekedar sebagai tempat ibadah namun juga sebagai pusat pengenalan sejarah dan budaya Islam.


Profesor Ahmet Vefik Alp, seorang arsitek asal Turki mengungkapkan rincian proyek pembangunan masjid rancangannya. Masjid tersebut rencananya akan dibangun di salah satu wilayah sibuk di Istanbul, yakni Taksim. Alp berencana mengubah lahan parkir di daerah dekat Konsulat Jenderal Prancis di Taksim menjadi sebuah masjid dan pusat budaya Islam.

Desain masjid buatan Alp berpedoman pada budaya Taksim dan telah memperoleh persetujuan dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Badan Perlindungan Daerah. Saat ini rancangan tersebut tinggal menunggu persetujuan dari Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan.

Masjid ini menurut Alp akan diberi nama Taksim Cumhuriyet Camisi (Masjid Republik Taksim) dan menggunakan arsitektur kontemporer.

Hari ini desain tersebut mendapat penghargaan dari The International Union of Architects di Sofia. Alp mencatat, kompleks masjid akan meliputi auditorium, restoran dan museum yang akan berisi dokumentasi sejarah agama-agama dunia. Museum rencananya akan terletak tersendiri di bagian bawah masjid.

"Museum akan dibagi dalam tiga ruangan, yang memuat sejarah tiga kepercayaan yakni Islam, Kristen, Yahudi. Setiap ruangan akan terhubung satu dengan lainnya dengan jalan setapak yang bergerak," kata Alp.

Menurut Alp, masjid Taksim akan memiliki kapasitas 300 orang untuk hari biasa. Sementara untuk hari-hari khusus dimana banyak orang melakukan shalat berjamaah, kapasitas masjid dapat memuat hingga 1500 orang.

Sabtu, 26 Januari 2013

2013 Tahun Berat Bagi LPDB

Tugas Lembaga Pengelola Dana Bergulir selaku lembaga pembiayaan penunjang ke sektor riil diakui semakin berat pada 2013 meski ada agenda untuk meningkatkan jasa layanan dengan membuka sedikitnya lima kantor perwakilan di seluruh Indonesia.

Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB-KUMKM) Kemas Danial, mengemukakan ada tantangan lain yang dihadapi lembaga yang dipimpinnya, yakni karena masyarakat koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM) belum mengenal secara luas jasa layanan LPDB.

”Karena itu ke depan kami akan meningkatkan promosi agar eksistensi LPDB lebih dikenal luas lagi. Termasuk meningkatkan kerja sama sosialisasi demean Dinas Koperasi dan UKM Provinsi maupun Kabupaten/Kota,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (10/1/2013).

Ada tiga strategi lain yang akan dijalankan LPDB untuk memperluas informasi eksistensi lembaga itu kepada masyarakat KUMKM masing-masing menyusun petunjuk teknis bagi pembiayaan usaha mikro yang khusus pemberdayaan pedagang kaki lima (PKL) maupun usaha mikro lainnya.

Kemudian menjalankan program sistem jemput bola untuk menjaring proposal berkualitas, terutama pengembangan usaha di sektor riil. Terakhir menjalankan roadshow sembari memberikan bimbingan teknis penusunan proposal peminjaman.

Sejak beroperasi pada 2008 hingga 2012, realisasi permodalan yang digulirkan LPDB mencapai sekitar Rp2,57 triliun. Khusus untuk 2012 total penyaluran mencapai Rp957 miliar, namun diperkirakan mencapai Rp1,3 triliun, karena Rp957 miliar belum hitungan final.

Menurut Kemas Danial, pada tahun ini serapan ditargetkan mencapai sekitar Rp1,9 triliun sesuai rencana bisnis anggaran (RBA). Usaha yang disasar adalah koperasi maupun non koperasi yang bergerak di sektor riil.

Usaha Simpan Pinjam Rentan Manipulasi

Dewan Koperasi Indonesia meminta pemerintah dan pihak terkait mewaspadai oknum melakukan manipulasi terhadap eksistensi koperasi simpan pinjam terkait lahirnya Undang-undang Perkoperasian Nomor 17 Tahun 2012.

Teguh Boediyana, Ketua Majelis Pakar Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), mengatakan kelahiran Undang-undang perkoperasian terbaru  tersebut sangat memungkinkan dimanfaatkan oknum tertentu yang tidak bertanggungjawab.

”UU Perkoperasian terbaru memang menutup kemungkinan keinginan oknum yang memanipulir eksistensi koperasi simpan pinjam (KSP). Oleh karena itu pemerintah harus komitmen dan konsekuen melaksanakan  perintah UU," katanya kepada wartawan, Senin (14/01).

Intinya dia meminta pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM untuk melakukan pengawasan serta monitoring atas pelaksanaan UU Nomor 17 Tahun 2012. Sebab, masyarakat perkoperasian tidak ingin UU tidak dipatuhi setelah ditetapkan pada akhir Oktober 2012.

Pengawasan yang dimaksud, sesuai yang ditegaskan pada pasal 89 ayat 2 bahwa KSP hanya memberikan pinjaman kepada anggota. Selain itu KSP juga tidak dibenarkan menghimpun dana dari non anggota.

Selama pasca pelaksanaan Undang-undang Koperasi Nomor 25 Tahun 1992, operasional KSP banyak diragukan. Sebab, mereka menghimpun dana secara bebas dari anggota maupun non anggota yang sebenarnya dilarang secara undang-undang.

Pada  pasal 123 UU Perkoperasian Nomor 17 Tahun 2012, menegaskan operasional KSP ke depan paling lambat 3 bulan sejak menerima calon anggota, harus menetapkannya menjadi anggota. Termasuk terhadap calon anggota yang sudah terdaftar sebagai debitor,

Menurut Teguh Boediyana, saat ini masih banyak strategi atau manipulasi dilakukan oknum pengelola KSP untuk tetap menjadikan seseorang calon anggota dengan menetapkan simpanan pokok sangat besar,

Sebagai contoh, katanya, ada KSP yang mematok Simpanan Pokok hingga mencapai Rp100 juta.  Oleh karena itu, Dekopin meminta pemerintah memperketat pengawasan terhadap operasional KSP sebelum lembaga pengawas koperasi dibentuk seperti amanat Undang-undang Perkoperasian terbaru.

Undang-undang itu mengamanatkan penyusunan 10 Peraturan Pemerintah dan 6 Peraturan Menteri sebagai bentuk penegasan. “Kami menilai Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri harus segera diterbitkan.”

[Source : indonesia.go.i]

Ciptakan Wirausaha, Kemenkop UKM RI Seleksi 1500 Proposal Bisnis

Peluang bagi anak-anak muda yang ingin menjadi entrepreneur. Pemerintah melalui Deputi Pengembangan SDM Kemenkop RI mengadakan lomba pembuatan proposal usaha atau business plane dengan menjaring 1500 proposal yang siap didanai.

Melalui program gerakan kewirausahaan nasional (GKN) tahun 2013, Kemenkop akan mendanai sebesar maksimal 25 juta setiap proposal yang dinyatakan lolos. Demikian ujar Talkah Badrus, MM, Kabid Informasi Kewirausahaan Deputi Pengembangan SDM Kemenegkop dan UKM RI yang menghubungi Direktur Makassarpreneur, Bahrul ulum.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud keseriusan pemerintah untuk meningkatkan jumlah wirausaha nasional dari kalangan perguruan tinggi maupun masyarakat umum, utamanya pemuda.

Penetapan terhadap 1500 usulan yang berhak menerima bantuan modal akan dilakukan melalui seleksi oleh dewan juri berkompeten yang merupakan representasi dari : Praktisi wirausaha yang berhasil, Pakar manajemen wirausaha (industri/lembaga keuangan/Perguruan Tinggi) dan Representasi dari Kementerian Koperasi dan UKM.

Adapun kriteria seleksi Ide usaha yang akan dikembangkan logis, kreatif inovatif, produktif dan prospektif, ide usaha yang ditawarkan berpotensi menumbuhkan terciptanya lapangan kerja baru dan mendorong munculnya inisiatif usaha yang terkait (new business chain) dan skala modal usaha yang akan dikembangkan maksimal sebesar Rp 25.000.000,-

Bagi yang beruntung mendapatkan penilaian bagus akan di umumkan di Gelora Bung Karno Jakata pada tangga 18 Maret 2013, sekaligus puncak acara Gerakan Kewirausahaan Nasional yang menghadirkan Motivator Dunia dan Artis Top Indonesia. Informasi lebih lanjut bisa mengunjungi website : spiritgkn.com.

[Source : http://makassar.tribunnews.com]

Rabu, 03 Oktober 2012

Dari Salesman Menjadi Bos Perusahaan

Jangan pernah meremehkan pekerjaan salesman. Seringkali salesman diidentikkan dengan pekerjaan tidak bergengsi yang levelnya paling bawah, bahkan seringkali pula di pandang sebelah mata. Padahal justru pekerjaan yang sering menuntut untuk bertemu banyak orang akan menambah relasi dan otomatis juga membuka pintu rezeki lain.

Markus Maturo
Itu pula yang dialami Markus Maturo sebelum menjadi orang sukses di negeri ini. Pekerjaan salesman yang dilakoninya dengan sepenuh hati dan sabar itu siapa sangka telah membuka jalan bagi dirinya untuk menuju pintu kesuksesan yang lebih tinggi. Seperti apa kisah perjuangannya hingga menjadi orang sukses?
Yang pasti hal itu tidak lepas dari kemauan yang keras. Yah, Kemauan untuk belajar dan total memanfaatkan kesempatan menjadi kunci kesuksesan Markus Maturo dalam menjalankan bisnis. Mengawali karier dari nol sebagai seorang salesman, kini Markus telah menjadi juragan enam pabrik.

Mengalir bak air di sungai. Itu gambaran perjalanan karier Markus Maturo, pemilik Adyawinsa Group. Meski tidak pernah bermimpi menjadi pengusaha, ternyata, saat ini dia sukses berbisnis dengan memiliki sedikitnya enam pabrik. Tentu saja semua itu dilewati tidak dengan cara yang mudah.

Lewat bendera Adyawinsa Group, Markus mengelola usaha di bidang otomotif dan nonotomotif. Di bidang otomotif, dia memiliki empat pabrik, yakni dua pabrik stamping bernama PT Adyawinsa Dinamika Karawang dan PT Adyawinsa Stamping Industries, satu pabrik pengolahan plastik bernama PT Adyawinsa Plastic Industries Karawang, dan satu pabrik interior mobil Adyawinsa New World Autoliner yang beroperasi di Thailand.

Di luar otomotif, Markus memiliki dua pabrik. Satu pabrik bergerak di bidang telekomunikasi bernama PT Adyawinsa Telecommunication & Electrical dan satu pabrik di bidang solar panel bernama PT Adyawinsa Electrica & Power.

Sedikitnya, ada 65 perusahaan yang sudah bermitra dengan Adyawinsa Group. Antara lain Suzuki, Daihatsu, General Motor Indonesia, Mitsubishi, Toyota, Meiwa Indonesia, Sharp, Philips,Toshiba, Panasonic, Telkom Indonesia, Spinner, Indosat, Ericsson, Huawei, dan SCS Agit.

Melihat luasnya bidang usaha Adyawinsa Group, mungkin Anda mengira ini kelompok usaha milik keluarga konglomerat. Salah. Adyawinsa Group bukanlah perusahaan warisan keluarga, melainkan hasil dari perjuangan seorang yang sales yang tak pernah kenal lelah.  Markus sendiri yang membangun grup usaha ini dari nol.

Menjadi Salesman
Selepas dari dari Akademi Teknik Mesin Indonesia (ATMI) Solo, Jawa Tengah, pada tahun 1991, dia bekerja sebagai kepala proyek di perusahaan konstruksi. “Orangtua mau membiayai saya kalau saya kuliah di ATMI,” kata anak penjual gado-gado ini.

Markus hanya bekerja di Solo selama enam bulan. Sebab, ia diminta untuk bergabung di perusahaan sang kakak bernama PT Enceha Pacific yang saat itu bergerak di bidang perdagangan epoxy tooling. “Saya jadi tenaga penjual,” kenangnya.

Selama menjadi salesman, Markus harus sering berinteraksi dengan perusahaan komponen otomotif. Dari seringnya bertemu orang membuat dia banyak memiliki kenalan. Hingga pada suatu hari, dia bertandang ke salah seorang pelanggan yang ada di Inoac Indonesia, perusahaan yang memproduksi jok dan interior mobil.
“Engineer Inoac sedang pusing saat itu karena komponen stay headrest pesanan Toyota banyak yang direjek,” tutur suami dari Ariyanti Koswara ini. Keberuntungan rupanya berpihak pada Markus.

Karena Inoac menawari Markus memproduksi komponen tersebut. Karena merasa tidak memiliki peralatan produksi, ia menanyakan alamat pemasok stay headrest yang ada di Tangerang dan Cibubur. “Saya pun membeli 10 biji di Cibubur,” kenang lelaki kelahiran Kroya, Jawa Tengah, 2 Maret 1970 ini. 

Hanya Mengamplas
Komponen yang Markus beli memang seret ketika dimasukkan ke stoper. Dia pun berinisiatif untuk mengampelasnya sendiri. “Ternyata mereka puas dengan produk saya. Sejak itu order pun bertambah menjadi 100 biji. Saya masih ampelas sendiri. Hingga akhirnya, mereka pre-order hingga 1.000 biji,” katanya.
Mendapat limpahan order, dia mulai merasa kewalahan. Karena itu Markus memutuskan untuk merekrut para pengangguran yang ada di sekeliling rumahnya. Sembari memenuhi order, dia tetap bekerja di perusahaan sang kakak.

Ketika order meningkat hingga 10.000 biji, mau tidak mau, Markus harus meningkatkan produksinya. Tahun 1994, dengan bermodal Rp 25,7 juta, dia membeli beberapa mesin pres dan mesin bubut.
“Karena sudah ada karyawan, saya putuskan untuk keluar dari pekerjaan sebagai sales,” kata Markus yang memulai usahanya di sebuah garasi berukuran 120 meter persegi (m²) milik sang kakak.

Tahun 1995, Mitsubishi memesan beberapa komponen untuk mobil keluaran baru mereka, yaitu Mitsubishi Kuda. “Awalnya mereka ragu dengan lokasi usaha saya yang dekat pemukiman warga. Mereka minta saya pindah ke kawasan industri,” katanya menuturkan rintangan yang dihadapi pada awal merintis usaha.

Mitsubishi pun memberikan order dan uang muka yang oleh Markus dipakai untuk membeli lahan seluas 1.400 m² di Jababeka. “Proses pembangunan pabrik butuh waktu 18 bulan. Selama itu, saya tetap produksi di garasi,” katanya. Tahun 1996, orderan datang lagi dari General Motor yang akan meluncurkan Opel Blazer, mereka meminta dibuatkan cover engine.

Usaha Markus terus berkembang, komponen otomotif yang dia produksi pun semakin banyak. Hingga, akhirnya, dia mendapatkan order dari Philips untuk memproduksi komponen rumah lampu (armatur). “Mesin yang kami miliki itu bersifat universal. Bisa untuk komponen otomotif maupun non otomotif,” jelasnya.

Bisnis Markus makin luas. Dia juga merambah dunia telekomunikasi dengan memasok komponen base transceiver station (BTS).

Seiring berkembangnya jenis produk dan meningkatnya pesanan, sampai sekarang Markus terus menambah pabrik. “Sejak tahun 2007, dalam setahun, minimal ada penambahan satu pabrik,” tuturnya. Tahun ini, dia akan menambah satu pabrik dan tahun depan akan menambah dua pabrik lagi.

[Source : surabayapost.co.id]

UKM akan Diperingkat Tahun depan

Salah satu UKM
Tahun depan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang layak mendapat kucuran kredit akan lebih mudah diketahui oleh kalangan perbankan. Sebab, saat ini Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Kementerian Koperasi tengah melakukan pemeringkatan terhadap UKM. Targetnya, sebelum akhir 2013 sistem tersebut sudah terbentuk.

"Ini sedang digodok bersama untuk mengadakan perusahaan khusus yang memberikan peringkat untuk UKM, dan akhir tahun depan diharapkan kami sudah bisa memberi peringkat UKM di Indonesia," kata Presiden Direktur PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Ronald Andi Kasim, Selasa (2/10).

Ronald menambahkan, proyek ini sebenarnya sudah berjalan cukup lama dan dimotori oleh Bank Indonesia. BI sebelumnya telah mengundang beberapa pihak untuk penjajakan bisnis khusus pemeringkatan UKM. “Setelah dikaji saksama, Pefindo optimistis bahwa Pefindo paling siap menjalankan usaha tersebut.”

Pefindo sendiri bercita-cita menjadi pusat data UKM di Indonesia. Ronald berharap nantinya Pefindo menjadi salah satu lembaga yang dapat diandalkan para pemangku kepentingan dalam mencari data UKM. “Pefindo akan mengumpulkan informasi sebanyak mungkin UKM yang ada di Indonesia. Setelah mendapat informasi, UKM tersebut akan diberi peringkat dan datanya dapat diakses oleh publik maupun para investor secara terbuka,” katanya.

Menurut Ronald, penyediaan data UKM ini sangat penting, mengingat telah banyak perbankan dan fasilitas pembiayaan lain yang memberikan kucuran kredit terhadap UKM. Sebelum mengucurkan kredit, para investor pastinya perlu mengetahui jenis UKM yang akan diberi fasilitas dan tingkat kesuksesan usaha yang dijalankan. "Kalau data sudah tersedia maka akan ada efisiensi pemasaran dan analisis kredit," Ronald mengatakan.

Ronald memberi gambaran. Misalnya, Bank A ingin menentukan berapa dari 500 UKM yang layak disalurkan kredit. Dengan memakai data peringkat dari Pefindo, mereka tidak perlu menganalisis profil risiko semua UKM tersebut. Melainkan, cukup berdasarkan 100 peringkat teratas Pefindo.

Ia mengatakan saat ini Pefindo telah memiliki rencana uji coba untuk usaha pemeringkatan UKM, baik oleh Pefindo sendiri maupun bekerja sama dengan perbankan yang dikoordinasi oleh BI. "Ini akan masuk uji coba kedua pada November. Setelah uji coba selesai baru kami fokus pada proses kredit scoring-nya," Ronald menjelaskan.

Selain pemeringkatan UKM, rencana bisnis yang ingin dikembangkan oleh Pefindo adalah mengeluarkan produk beta saham, penerbitan kredit biro, serta pelatihan dan seminar. Produk-produk tersebut diyakini bisa diluncurkan pada tahun depan, kecuali untuk kredit biro, karena harus menunggu aturan perizinan.

Ngutang Yuk!

Masih ingat di zaman kakek saya dulu berpesan ke ibu saya, “Apa pun yang terjadi kamu jangan utang”. Zaman dulu utang dianggap tabu oleh banyak orang, tapi zaman sekarang sepertinya orang tidak bisa hidup tanpa utang, apalagi utang konsumtif. Bagi sebagian orang yang bisa atau biasa mengatur keuangannya utang tentu tidak akan berarti apa-apa, akan tetapi bagi mereka yang tidak bisa mengatur keuangan utang , khususnya yang konsumtif, bisa menjadi masalah, terutama bagi kaum ibu-ibu dan atau bapak-bapak yang memang memiliki hobi belanja. Argumentasi dari mereka adalah apabila mereka tidak membeli barang tersebut sekarang, maka kapan lagi?


Kita dibuai-buai dengan mimpi yang dibiayai dengan kredit. Sebenarnya kita tidak mampu atau belum mampu memiliki sebuah barang akan tetapi dengan adanya kredit maka kita dapat memilikinya. Lalu, bagaimana dengan Kredit Pemilikan Rumah (KPR)? Apakah kita harus memiliki rumah tersebut sekarang atau tunggu nanti saja sampai dana kita cukup? Pertanyaan berikutnya yang diajukan adalah “Apabila saya kemudian memiliki sebuah rumah tinggal dengan nilai Rp. 500 juta yang dibeli dengan cara Kredit melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) selama 15 tahun dengan uang muka sebesar Rp. 250 juta dan bunga 15% sehingga nilai rumah plus bunga menjadi kurang lebih sebesar Rp. 630 juta, berapa nilai yang harus dimasukkan ke dalam aset dan berapa yang harus dimasukkan ke dalam kategori utang?”.

Jawabnya adalah aset atau rumah yang sudah dimiliki sebenarnya baru sebesar Rp. 250 juta, mengapa demikian? Sebuah Perencanaan Keuangan khususnya untuk keluarga akan melihat aset adalah sebagai hak atau kekayaan yang dimiliki saat ini dan utang adalah kewajiban yang juga dimiliki saat ini yang harus dibayarkan di masa yang akan datang.

Dalam sebuah proses perencanaan keuangan dikenal dengan istilah aset produktif dan aset tidak produktif serta utang produktif dengan utang tidak produktif. Kita sering lupa bahwa aset tidak hanya berupa dana tunai, dana investasi, rumah dan mobil, akan tetapi meliputi juga nilai tunai asuransi, barang-barang koleksi seperti lukisan, kristal, perhiasan (emas dan diamond), piutang ke sanak saudara atau tetangga, serta aset lainnya seperti uang pertanggungan asuransi, keahlian khusus dan lainnya.

Beberapa jenis utang antara lain; pembelian rumah, mobil, kartu kredit (konsumtif) dan utang lain-lain. Ada juga utang yang sering terlupakan oleh perorangan yaitu utang pajak, yang kalau tidak dibayar denda dan penalty nya tinggi.

Seperti yang sudah dibahas di awal bahwa orang berargumentasi bahwa apabila tidak berhutang bagaimana caranya mereka bisa memiliki aset tersebut sekarang? Atau mereka berkata, “kapan lagi bisa punya aset”?. Sementara untuk menabung atau investasi akan memakan waktu yang lama sehingga tetap saja aset tersebut tidak terbeli. Oleh sebab itu Sindrom Miliki Sekarang Bayar Belakangan akan menjadi kebiasaan buruk di masyarakat. Terkadang ada orang yang masih mencicil utang dari asetnya sementara asetnya sendiri sudah tidak dipakai atau rusak, contohnya: pembelian TV, alat-alat rumah tangga, alat-alat dapur dan kebutuhan konsumtif lainnya yang banyak sudah tidak terpakai.

Perencana Keuangan tidak melarang berutang. Yang harus diperhatikan adalah bahwa berutang diperbolehkan selama nilai dari barang yang telah dibeli secara berhutang juga akan meningkat seiring dengan berjalannya waktu. Ini yang dikenal dengan utang produktif.

Sebagai contoh apabila kita membeli TV dengan cara kredit dibandingkan dengan membeli rumah. TV yang dibeli baik secara tunai maupun kredit nilainya akan turun seketika setelah keluar dari toko. Oleh sebab itu mencicil barang-barang tersebut dengan bunga yang tinggi sangatlah tidak bijaksana, karena kita harus membayar biaya bunga yang tinggi sedangkan nilai asetnya menurun sehingga apabila dihitung nilai aset bersih akan menurun.

Untuk membeli rumah secara kredit, dikarenakan jumlah tanah yang terbatas menyebabkan nilai rumah akan selalu naik seiring dengan inflasi. Oleh sebab itu membeli rumah secara kredit (KPR) sangat dianjurkan. Di negara maju seperti Amerika Serikat membeli rumah secara kredit memberikan keuntungan pajak. Bunga pinjaman KPR yang dibayarkan dapat dijadikan sebagai faktor pengurang dari pajak pribadi.

Lalu, seberapa besar jumlah utang yang dapat diambil oleh seseorang? Secara ideal total cicilan dari utang-utang yang diambil oleh sebuah keluarga tidak boleh lebih dari 30% dari penghasilan bersih bulanan (take home pay). Rasio ini lebih dikenal dengan Solvency Ratio. Apabila cicilan utang melebihi persentase di atas maka kita akan mengalami kesulitan untuk membayarnya yang berakibat macet cicilan tersebut.
Berutang tidak disarankan, terutama utang konsumtif. Akan tetapi, apabila diperlukan ambillah utang dengan bijaksana dan hanya untuk aset atau barang yang produktif.

Amankah Uang Kita?

Investasi pada produk keuangan dan di bursa seperti reksadana dapat menuai badai. Setelah sempat naik, mulai di pertengahan tahun 2011 ini investasi pada reksadana mengalami penurunan yang cukup dalam seperti halnya terjadi di tahun 2003, 2005 dan 2008 yang lalu. Pertanyaannya yang kemudian timbul adalah “Wah, kalau begitu tidak ada tempat yang aman dong untuk berinvestasi? Apakah tidak sebaiknya dana saya disimpan di rumah saja di lemari atau di bawah bantal?” Menyimpan uang di rumah juga sama berisikonya dengan menempatkan uang di lembaga keuangan. Risiko dicuri oleh orang rumah, dicuri pencuri bisa menyebabkan uang yang kita simpan di rumah berkurang atau hilang.

Di Indonesia masih banyak anggota masyarakat yang tidak bisa membedakan antara menyimpan uang dengan berinvestasi. Apabila menyimpan uang di rumah atau berbentuk tabungan di bank saja mengandung risiko, apalagi yang namanya berinvestasi. Satu hal yang harus selalu diingat adalah bahwa tidak ada satu pun investasi yang bebas dari risiko 100 persen. Oleh karena adanya risiko inilah, maka dari itu kita harus melakukan analisa sebelum berinvestasi untuk meminimalkan risiko tersebut (bukan menghilangkan).

Bagaimana cara meminimalisasi risiko tersebut? Banyak cara yang bisa dilakukan. Pertama harus selalu diingat bahwa risiko investasi selalu berbanding lurus dengan hasil investasinya. Artinya, semakin tinggi bunga atau hasil yang diharapkan maka akan semakin tinggi risikonya. Adapun sekarang sudah ada beberapa produk investasi yang bisa memberikan hasil investasi yang kompetitif (bukan tinggi) tetapi dengan risiko yang terkontrol (manage). Akan tetapi masih banyak saja investor di Indonesia yang tidak menggunakan akal sehat dengan berinvestasi pada produk yang menjanjikan hasil yang tinggi.

Pernah dengan istilah Don’t Put Eggs in One Basket? Atau dapat diartikan apabila kita memiliki banyak telur jangan menempatkan semua telur tersebut di dalam satu keranjang. Sehingga apabila keranjang tersebut jatuh maka telur-telur tersebut akan pecah semua. Peribahasa ini bisa juga dipergunakan pada investasi kita. Karena tidak ada satu pun jenis investasi yang 100 persen aman, maka investasi sebaiknya dilakukan ke dalam beberapa keranjang investasi. Di dalam dunia keuangan hal ini dikenal dengan istilah diversifikasi.

Investasi bisa dilakukan dengan menggunakan produk-produk investasi yang ditawarkan oleh institusi keuangan maupun produk non keuangan. Menggunakan kombinasi dari produk-produk tersebut juga ikut mengurangi risiko. Beberapa produk non-keuangan yang dapat dipergunakan untuk berinvestasi adalah: Property (rumah tinggal, apartemen, ruko, kios, dll), kendaraan bermotor, emas/logam mulia (perhiasan dan emas keping/batangan), berlian dan perhiasan berharga, lukisan, barang antik, dan masih banyak produk lainnya yang dapat dipergunakan.

Sedangkan produk-produk keuangan antara lain produk perbankan seperti tabungan, deposito dan SBI, produk pasar modal seperti saham, surat utang (obligasi), reksadana, produk asuransi seperti whole life dan unit link, valuta asing (mata uang), indeks, future dan banyak lagi produk investasi baik yang ditawarkan secara lokal maupun yang dijual di luar negeri.

Kemudian lihat profil dari masing-masing produk. Apakah produk tersebut berisiko tinggi, sedang, atau kecil. Risiko dari produk inilah yang kemudian disesuaikan dengan toleransi risiko kita. Dan terakhir pergunakan kombinasi dari produk-produk ini untuk menghasilkan suatu kumpulan produk investasi yang dikenal dengan sebutan portfolio atau dalam bahasa Indonesia adalah portofolio. Di mana besarnya persentase dari masing-masing produk yang akan dipergunakan disesuaikan dengan masing-masing tujuan investasi.

Dengan menggunakan cara-cara ini diharapkan risiko berinvestasi dapat diperkecil dan dana kita akan merasa lebih tenang, Sehingga ketika pasar sedang turun sekarang, kita tidak perlu panik lagi.

Rabu, 13 Juni 2012

Arti Gambar dan Penjelasan Lambang Koperasi Baru


Arti Gambar dan Penjelasan Lambang Koperasi Baru:
  1. Lambang Koperasi Indonesia dalam bentuk gambar bunga yang memberi kesan akan perkembangan dan kemajuan terhadap perkoperasian di Indonesia, mengandung makna bahwa Koperasi Indonesia harus selalu berkembang, cemerlang, berwawasan, variatif, inovatif sekaligus produktif dalam kegiatannya serta berwawasan dan berorientasi pada keunggulan dan teknologi;
  2. Lambang Koperasi Indonesia dalam bentuk gambar 4 (empat) sudut pandang melambangkan arah mata angin yang mempunyai maksud Koperasi Indonesia:
    • Sebagai gerakan koperasi di Indonesia untuk menyalurkan aspirasi;
    • Sebagai dasar perekonomian masional yang bersifat kerakyatan;
    • Sebagai penjunjung tinggi prinsip nilai kebersamaan, kemandirian, keadilan dan demokrasi;
    • Selalu menuju pada keunggulan dalam persaingan global.
  3. Lambang Koperasi Indonesia dalam bentuk Teks Koperasi Indonesia memberi kesan dinamis modern, menyiratkan kemajuan untuk terus berkembang serta mengikuti kemajuan jaman yang bercermin pada perekonomian yang bersemangat tinggi, teks Koperasi Indonesia yang berkesinambungan sejajar rapi mengandung makna adanya ikatan yang kuat, baik didalam lingkungan internal Koperasi Indonesia maupun antara Koperasi Indonesia dan para anggotanya;
  4. Lambang Koperasi Indonesia yang berwarna Pastel memberi kesan kalem sekaligus berwibawa, selain Koperasi Indonesia bergerak pada sektor perekonomian, warna pastel melambangkan adanya suatu keinginan, ketabahan, kemauan dan kemajuan serta mempunyai kepribadian yang kuat akan suatu hal terhadap peningkatan rasa bangga dan percaya diri yang tinggi terhadap pelaku ekonomi lainnya;
  5. Lambang Koperasi Indonesia dapat digunakan pada papan nama kantor, pataka, umbul-umbul, atribut yang terdiri dari pin, tanda pengenal pegawai dan emblem untuk seluruh kegiatan ketatalaksanaan administratif oleh Gerakan Koperasi di Seluruh Indonesia;
  6. Lambang Koperasi Indonesia menggambarkan falsafah hidup berkoperasi yang memuat :
    • Tulisan : Koperasi Indonesia yang merupakan identitas lambang;
    • Gambar : 4 (empat) kuncup bunga yang saling bertaut dihubungkan bentuk sebuah lingkaran yang menghubungkan satu kuncup dengan kuncup lainnya, menggambarkan seluruh pemangku kepentingan saling bekerja sama secara terpadu dan berkoordinasi secara harmonis dalam membangun Koperasi Indonesia;
    • Tata Warna :
      1. Warna hijau muda dengan kode warna C:10,M:3,Y:22,K:9;
      2. Warna hijau tua dengan kode warna C:20,M:0,Y:30,K:25;
      3. Warna merah tua dengan kode warna C:5,M:56,Y:76,K:21;
      4. Perbandingan skala 1 : 20.
[Source : amriawan.blogspot.com]

Lambang Baru Koperasi Indonesia

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah meluncurkan lambang baru Koperasi Indonesia dalam “International Year of Cooperatives” Indonesia di Mataram, Nusa Tenggara Barat, 23-25 Mei 2012. Ini lambang baru Koperasi Indonesia,” kata Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Syarief Hasan. 
Dia menunjuk lambang baru Koperasi Indonesia yang terpampang di dinding podium utama pelaksanaan IYC Indonesia 2012 ketika membuka Festival Koperasi Internasional pertama di Indonesia itu, Rabu. 
Perubahan lambang/logo Koperasi Indonesia itu didasarkan pada Surat Keputusan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nomor SKEP/14/Dekopin-A/III/2012 tanggal 30 Maret 2012 tentang Perubahan Lambang/logo Koperasi Indonesia. Menteri Koperasi dan UKM kemudian menerbitkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 02/Per/M.KUKM/IV/2012 tanggal 17 April 2012 tentang Penggunaan Lambang Koperasi Indonesia. 
Syarief mengatakan, lambang Koperasi Indonesia yang baru itu berbentuk gambar bunga yang memberi kesan perkembangan dan kemajuan koperasi di Indonesia. 
Gambar bunga itu mengandung makna Koperasi Indonesia selalu berkembang, cemerlang, berwawasan, variatif, inovatif sekaligus produktif dalam kegiatannya, serta berwawasan dan berorientasi pada keunggulan dan teknologi. Lambang Koperasi Indonesia yang baru itu didominasi oleh warna hijau pastel yang berwibawa dan menimbulkan kesan kalem. 
Bentuknya juga lain sama sekali dari yang sebelumnya yang berbentuk pohon beringin yang dikelilingi kapas dan padi, timbangan, bintang dalam perisai, gerigi roda, dan berwarna merah dan putih. 
Pada lambang baru, gambar bunga dengan empat kelopak ingin menyampaikan impresi bahwa perkembangan dan kemajuan perkoperasian Indonesia harus dicapai dengan cara yang berawawasan, variatif, inovatif, dan produktif.Keempat kelopak yang terkembang dalam 4 penjuru mata angin mencerminkan maksud Koperasi Indonesia sebagai penyalur aspirasi, dasar perekonomian nasional kerakyatan, penjunjung tinggi prinsip kebersamaan, kemandirian, keadilan dan demokrasi serta menuju pada keunggulan dalam persaingan global.


[Source : wildanrahmatullah.wordpress.com]

Jumat, 03 Februari 2012

Inilah Kabin Mewah Airbus A380 Milik Qantas


Kabin first class pesawat Airbus A380 super jumbo milik maskapai penerbangan Qantas, Australia, terlihat menakjubkan laksana USS Enterprise (pesawat tempur luar angkasa) dalam film di Star Trek. Berada dalam kabin mewah itu, terbang mengitari separuh bumi seperti rute London - Sydney dan Sydney - Los Angeles tak terlalu jadi soal.

Interior kabin itu dirancang Marc Newson. Fasilitasnya mencakup panel LCD layar sentuh, tempat duduk kulit, tempat tidur dari kulit domba serta lebih dari 1.000 pilihan video. "Sepintas, ini mungkin terlihat seperti interior USS Enterprise, tapi itu sebenarnya kabin firt class Qantas A380, lengkap dengan suite pribadi dan area tempat bersosialisasi," tulis TechEBlog minggu ini seperti dikutip Daily Mail, Senin (2/1/2012).

Area tempat bersosialisasi itu (lihat foto) disediakan bagi penumpang untuk meregangkan kaki dan duduk minum. Setiap tempat tidur bahkan punya lemari pakaian. Piyama juga disediakan. Total ada 14 tempat tidur di keseluruhan kabin.

Para penumpang disediakan headphone yang meredam suarang bising pesawat, dan panel LCD layar sentuh di setiap tempat tidur menyediakan akses ke lebih dari 1.000 program video yang beragam.

[Source : dailymail]

Kamis, 02 Februari 2012

Duda Cenderung Ingin Menikah Lagi

Lebih mudah untuk duda meninggalkan rasa sakit di belakang dan melangkah maju.

Melewati perceraian yang menyakitkan bisa jadi penghambat seseorang untuk menikah kembali.

Namun, hasil penelitian terkini mengugkap, duda cenderung ingin menikah lagi. Artinya, lebih mudah untuk para duda melupakan sakit yang ia rasakan saat perceraian untuk maju dan menjalin hubungan lagi.

Dari sekitar 2 ribu responden, sekitar 47 persen duda mengaku bersemangat untuk menikah kembali.

Sementara hanya 20 persen perempuan yang bercerai bersedia untuk menikah kembali.

Studi ini dilansir bersamaan dengan peluncuran film komedi romantis, Crazy, Stupid, Love, yang dibintangi Ryan Gosling.

Sekitar 42 persen dari para duda yang berencana mencari pasangan baru mengatakan tertarik untuk mencari bantuan dari tenaga profesional untuk membantu mengasah teknik berbicara dengan perempuan.

Salah satu ahli kencan, Mini Lane, dikutip dari situs asal Inggris, Daily Mail mengatakan, berkencan adalah hal yang sulit bagi lelaki, terlebih bagi yang baru memulai kembali dan sudah lama tidak berkencan.

Langkah pertama yang penting dalam mencari pasangan, menurut Lane adalah memiliki keinginan yang kuat untuk mencari orang yang tepat. Setengah hati atau untung-untungan tidak akan membuahkan hasil memuaskan.

[Source : dailymail]

Efisiensi Perbankan Indonesia Terendah di Asia Tenggara

Upaya Bank Indonesia (BI) meningkatkan efisiensi industri perbankan nasional perlu didukung karena akan membantu menurunkan bunga kredit perbankan.

Industri perbankan nasional dinilai harus meningkatkan efisiensi dengan menekan biaya dana (cost of fund) serta biaya operasional (cost to asset ratio).

Efisiensi perbankan Indonesia masih sangat rendah dibanding negara-negara di Asia Tenggara.

"Di luar biaya bunga, operasional bank dihitung sebagai cost to asset ratio. Hingga 2010, rasio itu di perbankan Indonesia masih cukup tinggi," ujar pengamat ekonomi, Mirza Adityaswara kepada wartawan ketika ditemui di Kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Jakarta, hari ini.

Pada 2010, cost to asset ratio PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) tercatat 4,5 persen, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) 3,5 persen, dan Bank Mandiri 3,1 persen. Sedangkan bank-bank di negara kawasan sekitar 2 persen, bahkan di Singapura angkanya hanya 1 persen. "Sementara DBS sebesar 1,1 persen, UOB 1,1 persen, dan OCBC 1 persen," imbuh dia.

Menurut Mirza, penghitungan cost to asset ratio lebih tepat digunakan untuk melihat tingkat efisiensi sebuah bank. Sementara yang terjadi, penghitungan efisiensi dilihat dari rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) atau cost to income ratio.

Dia melihat, upaya Bank Indonesia (BI) meningkatkan efisiensi industri perbankan nasional perlu didukung karena akan membantu menurunkan bunga kredit perbankan.

Hingga kini, suku bunga dasar kredit (SBDK/prime lending rate) perbankan terutama di kredit korporasi sudah mulai menurun. Sebagai contoh, SBDK kredit korporasi di Deutsche Bank hanya 8,5 persen dan di Bank Sumut hanya 9,5 persen. Dengan bunga di level ini, akan memudahkan debitor atau pengusaha memilih pembiayaan dari perbankan.

"Kalau SBDK korporasi masih tinggi, pengusaha akan kabur ke pasar modal. Ini memang ada kompetisi yang tinggi antara kredit perbankan dengan obligasi, pinjaman luar negeri, serta obligasi global," jelas Mirza.

Sedangkan di sisi segmen mikro, Mirza menilai, tingkat bunga kredit masih tinggi karena pemainnya masih terbatas. Untuk itu, BI harus membuat arsitektur agar bank berlomba-lomba masuk ke segmen mikro, sehingga lebih kompetitif, dan sehigga bunga bisa ditekan.

Pemerintah Siapkan Strategi Maksimalkan Serapan Anggaran

Nanti dibentuk tim evaluasi untuk pengawasan penyerapan anggaran yang salah satu ketuanya dari kemenkeu

Pemerintah berharap penyerapan atas anggaran di tahun 2012 menjadi lebih maksimal. Beberapa langkah positif telah disiapkan pemerintah saat ini.

"Nanti dibentuk tim evaluasi untuk pengawasan penyerapan anggaran yang salah satu ketuanya dari kemenkeu. Sedangkan PP soal punishment and reward masih disiapkan," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo, di hadapan Komisi XI DPR, di Jakarta, hari ini.

Menurut dia, ada enam strategi untuk peningkatan penyerapan anggaran 2012, yaitu pertama, penyusunan rencana kegiatan dan rencana pencairan anggaran yang sistematis, realistis meliputi perencanaan pengadaan, kegiatan, dan penarikan dana.

Kedua, penunjukkan pejabat pengelola anggaran lebih awal. Ketiga, mempercepat pelaksanaan proses pengadaan. Keempat, melakukan pembinaan dan bimbingan teknis anggaran kepada seluruh satker, termasuk satker vertikal di daerah.

Kelima, pelatihan dan sertifikasi pengadaan barang dan jasa dilaksanakan di awal tahun 2012. Serta, keenam, melakukan monitoring dan evaluasi anggaran secara terus menerus setiap bulan untuk mengetahui penyerapan anggaran beserta permasalahan yang terjadi.

Henan Putihrai Sekuritas: Penguatan IHSG Masih Terjadi

IHSG kami perkirakan akan bergerak menguat hari ini dengan kisaran pergerakan 3930 - 4000

Data ISM manufaktur indeks AS untuk bulan Januari menunjukkan terjadinya ekspansi industri dalam tiga bulan berturut-turut.

Data ini membukukan hasil act 54,1 vs est 54,5. Data indikator penyerapan tenaga kerja oleh ADP menunjukkan hasil act 170k vs est 182k. Data ini biasanya digunakan pasar sebagai indikasi awal data nonfarm payroll yang akan dirilis Jumat malam, walaupun tidak terlalu pengaruh terhadap grafik IHSG

Sektor konstruksi AS membukukan kenaikan aktivitas sebesar +1,5 persen di bulan Desember dibandingkan dengan November, pasar memperkirakan data ini naik +0,5 persen.

Sementara itu 218 komponen S&P500 telah merilis laporan keuangan dimana 69,4 persen membukukan hasil di atas estimasi pasar. Eropa dan China juga merilis data survey aktivitas manufaktur pada hari Rabu. Data aktivitas manufaktur Eropa membukukan hasil act 48,8 vs est 48,7 sedikit dibawah estimasi pasar.

manufaktur China membukukan hasil 50,5 vs est 49,6 di bulan Januari. Membaiknya aktivitas manufaktur global ini disambut positif oleh investor dan mendorong yield obligasi Spanyol dan Italia terus mengalami penurunan.

Yield obligasi bertenor 10 tahun Italia berada di 5,68 persen semalam setelah berada diatas level 6 persen di akhir Januari, level terendah sejak November 2011.

Hal yang sama terjadi dengan yield obligasi Spanyol yang berada di level terendah sejak Oktober 2010. Yield 10 tahun Portugal juga melemah ke 15,22 persen setelah sempat menyentuh 17,4 persen di akhir Januari 2011 dan 48 persen dari korporasi besar Eropa membukukan kinerja yang lebih buruk dibandingkan dengan estimasi pasar dan tren ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga musim laporan keuangan 4Q berakhir.

Harga emas menguat dipicu oleh sentimen positif di bursa sedangkan harga minyak melemah dipicu oleh kenaikan cadangan minyak strategis AS. Indeks bursa Asia bergerak menguat pagi ini sejalan dengan membaiknya aktivitas manufaktur global.

IHSG kami perkirakan akan bergerak menguat hari ini dengan kisaran pergerakan 3930 - 4000.

Kamis, 26 Januari 2012

Pemerintah tetap jaga pertumbuhan 2012

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan bahwa pemerintah akan tetap menjaga pertumbuhan ekonomi 2012 sebesar 6,7 persen walaupun pertumbuhan global diprediksi mengalami pelemahan.

"Kita masih akan berusaha mengejar pertumbuhan ekonomi sebesar 6,7 persen," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu.

Menurut Menkeu, dalam menjaga proyeksi pertumbuhan tersebut pemerintah akan fokus kepada program percepatan pembangunan dan perluasan ekonomi (MP3EI) serta mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

"Jadi memang memerlukan satu upaya besar tapi kita ini sekarang sudah sangat fokus di MP3EI dan kita sudah punya UU pembebasan lahan, kita mengharapkan kemajuan kita khususnya di infrastruktur dapat kita wujudkan," ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga akan memperhatikan dan menjaga konsumsi domestik serta terus menjaga iklim investasi di Indonesia.

"Kita masih harus tetap memperhatikan yang selama ini kita kuat yaitu (konsumsi) domestik dan investasi," ujar Menkeu.

Dana Moneter Internasional (IMF), pada Selasa (24/1), memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi dunia dan mengatakan perlambatan di zona euro yang bermasalah dapat mengancam pemulihan global.

Dengan risiko terhadap pertumbuhan dunia dan sistem keuangan meningkat akibat kontraksi di sebagian besar negara Eropa, IMF meminta pemerintah tidak terperosok dalam situasi darurat fiskal untuk menghindari pemotongan belanja berlebihan yang dapat memperburuk situasi.

Dalam sebuah perkiraan ekonomi terbaru, IMF memangkas perkiraan global untuk 2012 menjadi 3,3 persen dari perkiraan sebelumnya 4,0 persen dan mengatakan pertumbuhan 17 negara zona euro akan menyusut 0,5 persen tahun ini.

Pertumbuhan global bisa meningkat menjadi 3,9 persen pada 2013, apabila kepanikan pasar atas kerapuhan zona euro dihindari.

Menurut IMF, apabila pasar tumbuh lebih bergairah maka dapat memaksa kenaikan tingkat suku bunga bahkan mendorong lebih banyak pemerintah untuk memotong pengeluaran.

[Source : antara]

Minggu, 15 Januari 2012

Ekonom: waspadai inflasi putaran akibat pembatasan premium

Pemerintah diminta untuk mewaspadai inflasi putaran kedua sebagai dampak dari pembatasan premium pada April, kata ekonom Universitas Gadjah Mada Anggito Abimayu.

"Bank Indonesia memang sudah menghitung inflasi dapat mencapai 0,9 persen karena pembatasan premium, tapi itu hanya putaran pertama, masih ada inflasi putaran kedua saat produsen menaikkan harga karena beralih ke pertamax," kata Anggito pada konferensi pers "Evaluasi Subsidi dan Kebijakan pengurangan BBM" di Jakarta, Jumat.

Pada Kamis (12/1) Gubernur BI Darmin Nasution mengumumkan bahwa rencana pemerintah untuk membatasi penggunaan BBM bersubsidi pada April mendatang akan menyumbang inflasi sekitar 0,72 - 0,94 persen karena adanya perpindahan penggunaan BBM dari premium ke pertamax.

Anwar mengatakan bahwa angka inflasi tersebut masih lebih rendah 50-80 basis poin dibandingkan dengan BI rate yang sebesar 6 persen sehingga masih dapat dikendalikan.

"Namun bagaimana kalau produsen, khususnya usaha mikro, kecil dan menengah, mulai menaikkan harga produk karena mereka harus membeli pertamax dan belum punya akses ke bahan bakar gas," tambah Abimayu.

Abimayu mengatakan bahwa penelitian UGM bersama pakar dari Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung menunjukkan bahwa bila konsumen premium berpindah ke pertamax memang dapat menghemat anggaran hingga 30 triliun rupiah pada 2012.

Angka tersebut didapatkan dari subsidi pemerintah atas premium sebesar Rp 3.700 per liter untuk total konsumsi premium pada 2011 sebanyak 10,6 yang menghasilkan angka Rp 40 triliun, artinya bila pembatasan premium dimulai April 2012 maka ada penghematan anggaran sebesar Rp 30 triliun.

"Padahal ada 52 juta UMKM di Indonesia dengan pengeluaran bensin menyumbang 21 persen dari total biaya produksi, bila ada kenaikan harga BBM karena pembatasan premium maka pilihan bagi mereka adalah menaikkan harga produk, mengurangi jumlah produksi atau malah rugi dan gulung tikar, ini harus benar-benar diperhatikan pemerintah," tambah Abimayu.

Ia menyarankan agar pemerintah menunda pembatasan premium hingga 6 bulan yaitu pada September saat terjadi deflasi dan pemerintah punya cukup waktu untuk mendata UMKM agar diberikan akses terhadap premium sampai tersedia stasiun pengisian bahan bakar gas.

"Memang penundaan tersebut dapat mengurangi penghematan anggaran sebesar Rp 13 triliun, namun lebih baik menunda dibandingkan tergesa-gesa membuat kebijakan yang berdampak sosial ekonomi yang berkepanjangan," jelas Anggito.

Sesuai UU No 22 Tahun 2011 tentang APBN 2012, pemerintah diamanatkan melakukan pembatasan premium di Jawa-Bali mulai April 2012.

Program pembatasan akan dimulai di wilayah Jabodetabek per 1 April 2012 dan dilanjutkan Surabaya pada Juni dan seluruh Jawa-Bali tuntas pada akhir 2012.

Pemerintah menargetkan program pembatasan akan menghemat pemakaian premium sebesar 5,5 juta kiloliter pada 2012, sehingga sesuai dengan kuota APBN sebesar 37,5 juta kiloliter.

[Source : antara]

Jumat, 13 Januari 2012

Gaji naik turun, gak perlu manyun

Uang memegang peranan penting dalam urusan duniawi. Tak sedikit yang mengatakan uang adalah segala-galanya, karena dengan memiliki uang melimpah kita bisa membeli semuanya, bahkan mengatur hidup orang lain.

Hidup bahagia dengan uang. Namun, tak semua pandangan itu benar. Ada pula, orang yang memiliki uang melimpah, namun hidupnya tetap saja tak bahagia. Di satu sisi, ada juga orang yang memiliki uang pas-pasan, tetapi menikmati hidup dengan suka cita.

Setiap orang memiliki berbagai cara untuk memperoleh uang. Ada yang bekerja keras, menjadi seorang wiraswasta, atau menipu orang lain. Cara terakhir tak mungkin kita terapkan, karena bertentangan dengan norma sosial.

Bekerja atau membuka usaha menjadi satu cara memperoleh uang atau pendapatan. Akan tetapi, persoalan kembali muncul, saat kebutuhan hidup kian pendapatan yang kita peroleh tak lagi mencukupi.

Perencana keuangan dari Shildt Financial Planning Risza Bambang mengatakan kerap kali orang tak mampu mengukur diri memenuhi kebutuhan hidup, karena tidak mampu menghitung posisi aset yang dimiliki saat itu.

“Makanya saya sering sebut, orang yang memiliki uang banyak tetapi utangnya juga menumpuk, pada dasarnya dia bangkrut. Utang itu bukan harta, karena pembayarannya yang bisa dicicil seolah bisa dianggap harta,” ujarnya.

Oleh sebab itu, dia memberi masukan kepada masyarakat yang memiliki pendapatan tetap maupun yang tingkat pemasukannya naik turun setiap bulan, agar benar-benar mengetahui posisi keuangan yang dimiliki saat ini.

Langkah berikutnya, menetapkan tujuan keuangan, misal mulai mempersiapkan biaya pendidikan anak. Nominal yang disiapkan harus terukur dengan melakukan hitung-hitungan kotor, taruhlah kebutuhan pendidikan anak Rp20 juta.

“Jangan sekali-kali mempunyai pola pikir kita bekerja hanya untuk mencari makan, karena orang hidup harus memiliki tujuan,” katanya.

PENDAPATAN TIDAK TETAP

Nah, masalah yang biasanya dihadapi orang yang pendapatannya tidak tetap adalah kekurangan dana. Suatu saat pendapatan sebulan tinggi, karena target penjualan terpenuhi sehingga tak masalah dengan kebutuhan yang harus dicukupi.

Kadang pula, pendapatan bulanan itu tiba-tiba turun drastis. Menghindari hal ini, dia menyarankan melakukan proyeksi tertulis dan membuat pembukuan, sehingga apa yang dibutuhkan dapat dipersiapkan dananya.

Sebagai contoh, sebuah keluarga saat ini memiliki dana pendidikan anak sebesar Rp5 juta, namun untuk kebutuhan pendidikan anak lebih tinggi lagi pada 2015 dibutuhkan dana Rp20 juta.

Melihat selisih Rp15 juta tersebut, dia harus mempersiapkan dana untuk empat tahun kedepan sebesar Rp15 juta.

Dengan demikian kita mengetahui berapa jumlah dana yang dibutuhkan secara keseluruhan, kapan dana tersebut digunakan, bagaimana cara mengumpulkan dananya, kemana dana tersebut akan diinvestasikan, serta bagaimana mengantisipasi risiko-risiko yang berpotensi muncul.

"Jangan melakukan cara-cara lain yang tidak terdapat dalam rencana. Misalnya nih, lagi pergi belanja. Kebutuhan yang tertulis di daftar beli barang A, namun pada kenyataannya membeli barang B. Jangan sampai terjadi,” jelasnya.

Hal ini merupakan penyimpangan dalam perencanaan keuangan, sehingga bisa membuat apa yang dibutuhkan tertunda untuk terbeli atau bisa sebaliknya malah tidak jadi terbeli.

Terakhir, memastikan seluruh rencana keuangan berjalan sesuai alur yang disusun. Dengan demikian, saat muncul selisih dari rencana yang disusun atau terdapat kesulitan dapat segera ditemukan, sehingga langkah perbaikan menjadi lebih tepat berdasarkan data yang akurat.

Arya Permadi dari One Consulting menambahkan prioritas mengelola keuangan yang harus diperhatikan adalah menempatkan pos pengeluaran rutin dan pengeluaran tidak rutin.

Pengeluaran rutin dapat dirunut dari mulai cicilan utang yang bersifat jangka pendek hingga yang sifatnya jangka panjang. “Cicilan jangka pendek karena biaya keterlambatan cicilan umumnya lebih tinggi dibanding yang lain,” katanya.

Selain itu, pos pengeluaran rutin mencakup biaya sekolah anak, mulai dari biaya kursus, operasional rumah tangga, dan lain-lain.

Adapun untuk pos pengeluaran tidak rutin, mencakup pengeluaran yang bisa ditunda dan tidak menimbulkan efek apapun pada aktifitas sehari-hari, seperti membeli pakaian, berlibur, atau nonton.

Mengatur keuangan bukan berarti pelit, tetapi mendisiplinkan gaya hidup agar tetap bahagia.

[Source : bisnis.com]

BUNGA KUR: Terdapat kesalahpahaman besaran suku bunga

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa sekaligus sebagai Ketua Komite Kebijakan Kredit Usaha Rakyat hari ini direncanakan menjelaskan kesalahpahaman penurunan suku bunga program kredit tersebut.

Pada Selasa (10 Januari 2012), Hatta Radjasa dalam keterangan resminya kepada media massa mengumumkan penurunan suku bunga kredit usaha rakyat (KUR) sebesar 2%. Berdasarkan penurunan itu, suku bunga KUR mikro turun menjadi 20% dari sebelumnya 22%.

Kemudian suku bunga KUR ritel juga turun menjadi 12% dari sebelumnya 14%. Sementara dalam rapat Komite Kebijakan KUR, bunga kredit yang turun hanya untuk KUR mikro sebesar 2%. Dalam publikasi media masa, KUR mikro dan ritel turun 2%.

Choirul Djamhari, Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM sebagai salah satu anggota Komite Kebijakan KUR, mengemukakan rapat memutuskan dan menetapkan suku bunga yang turun hanya mikro.

”Saya kaget ketika membaca hasil publikasi bahwa KUR ritel dan mikro sama-sama turun 2%. Saya harap informasi sebenarnya segera disampaikan oleh Kementerian Koordinator Perekonomian sebagai ketua komite,” ujar CHoirul Djamhari kepada Bisnis (Kamis, 12 Januari 2012).

Meski demikian dia meminta agar kepastian informasi tersebut ditanyakan kepada Kementerian Koordinator Perekonomian, karena setiap informasi yang pasti tentang KUR harus bersumber dari instansi tersebut.

Dia menjelaskan sudah berkomunikasi dengan salah satu pejabat terkait di Kementerian Koordinator Perekonomian untuk memastikan terjadi kekeliruan sehingga informasi yang dipublikasi media masa perlu direvisi.

Dengan demikian pihak perbankan yang menjadi mitra penyalur KUR tidak menjadi bulan-bulanan calon debitor ketika suku bunga ritel tetap diberlakukan sebesar 14%, bukan 12% seperti yang dipublikasikan media masa.

[Source : bisnis.com]

Contoh Penghitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Karyawan

Nampaknya masih banyak pegawai atau karyawan yang masih bingung tentang bagaimana cara menghitung pajak atas gaji karyawan. Nah, untuk itu saya coba memberikan contoh sederhana tentang cara menghitung pajak karyawan yang dalam bahasa teknis perpajakan disebut pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 untuk pegawai tetap.

Untuk memudahkan, di sini saya ambilkan contoh perhitungan PPh Pasal 21 yang sudah ada dalam petunjuk pemotongan PPh Pasal 21 (Peraturan Dirjen Nomor PER-15/PJ/2006). Untuk memudahkan saya coba menggunakan contoh yang paling sederhana.

Misal, Tukul Arwana pegawai pada perusahaan PT Empat Mata, menikah tanpa anak, memperoleh gaji sebulan Rp. 2.000.000,00. PT Empat Mata mengikuti program Jamsostek, premi Jaminan Kecelakaan Kerja dan premi Jaminan Kematian dibayar oleh pemberi kerja dengan jumlah masing-masing 0,50% dan 0,30% dari gaji. PT Empat Mata menanggung iuran Jaminan Hari Tua setiap bulan sebesar 3,70% dari gaji sedangkan Tukul Arwan membayar iuran Jaminan Hari Tua sebesar 2,00% dari gaji setiap bulan. Disamping itu PT Empat Mata juga mengikuti program pensiun untuk pegawainya.

PT Empat Mata membayar iuran pensiun untuk Tukul Arwana ke dana pensiun, yang pendiriannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan, setiap bulan sebesar Rp. 70.000,00, sedangkan Tukul Arwana membayar iuran pensiun sebesar Rp. 50.000,00.

Perhatikan, perhitungan untuk mengetahui berapa besarnya pajak (penghasilan) yang harus dipotong PT Empat Mata untuk satu bulannya.

Gaji sebulan
2.000.000
Premi Jaminan Kecelakaan Kerja
10.000
Premi Jaminan Kematian
6.000
Jumlah
Penghasilan Bruto

2.016.000



Pengurangan :

1. Biaya Jabatan 100.800
2. Iuran Pensiun 50.000
3. Iuran Jaminan Hari Tua
40.000

Jumlah Pengurangan
190.800
Penghasilan Neto Sebulan
1.825.200
Penghasilan Neto Setahun
21.902.400
PTKP

- Diri WP Sendiri 13.200.000
- Status Kawin
1.200.000

Jumlah PTKP
14.400.000
Penghasilan Kena Pajak Setahun
7.502.400
Pembulatan
7.502.000
PPh Pasal 21 Setahun
375.100
PPh Pasal 21 Sebulan
31.258

Langkah pertama kita menjumlahkan penghasilan bruto. Penghasilan bruto ini adalah seluruh penghasilan yang diterima oleh karyawan atau pegawai secara teratur dalam sebulannya. Yang termasuk dalam penghasilan bruto ini misalnya adalah gaji, tunjangan-tunjangan, uang lembur dan premi asuransi yang ditanggung oleh perusahaan. Tidak termasuk dalam penghasilan bruto adalah imbalan dalam bentuk natura dan kenikmatan. Dalam contoh di atas penghasilan bruto yang menjadi objek PPh Pasal 21 adalah gaji, premi jaminan kecelakaan kerja (5% dari gaji) dan premi jaminan kematian (0,3% dari gaji) yang dibayar atau ditanggung perusahaan.

Langkah berikutnya kita hitung pengurang yang diperbolehkan yaitu pada dasarnya ada dua macam yaitu biaya jabatan dan iuran pensiun (termsuk iuran jaminan hari tua). Biaya jabatan sendiri besarnya
5% dari penghasilan bruto 5% x Rp2.016.000,00 atau sama dengan Rp100.000,00. Jumlah ini masih di bawah maksimum yang diperkenankan yaitu sebesar Rp108.000,00 per bulan.

Pengurang lainnya adalah iuran pensiun dan iuran JHT yang masing-masing Rp50.000,00 dan Rp40.000,00 (2% dari gaji) per bulan. Iuran pensiun dan iuran JHT yang dibayar atau ditanggung oleh perusahaan tidak dapat dikurangkan. Dengan demikian, jumlah seluruh pengurang adalah Rp190.800,00.

Penghasilan bruto Rp2.016.000,00 dikurangi pengurang Rp190.000 sama dengan Rp1.825.200,00. Jumlah inilah yang dimaksud dengan penghasilan neto sebulan. Selanjutnya penghasilan neto sebulan ini kita buat setahunkan dengan cara penghasilan neto sebulan dikali 12 bulan atau Rp1.825.200 x 12 = Rp21.902.400,00.

Setelah itu barulah kita kurangi dengan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang dalam hal ini jumlahnya adalah Rp14.400.000,00. Selisihnya (Rp21.902.400 – Rp14.400.000,00 = Rp7.502.400) inilah yang merupakan Penghasilan Kena Pajak. O, ya. Perlu diketahui juga, sebelum dikalikan tarif pajak, Penghasilan Kena Pajak tersebut harus dibulatkan dulu ribuan penuh ke bawah.

Pajak Penghasilan terutang adalah tarif pajak (berdasarkan tarif Pasal 17 UU Pajak Penghasilan) dikalikan Penghasilan Kena Pajak. Karena Penghasilan Kena Pajak ini masih di bawah Rp25.000.000,- maka tarif yang dikenakan adalah 5% sehingga PPh Pasal 21 nya adalah 5% x Rp7.502.000,00 = Rp375.100,00.

Nah, karena kita menghitung PPh Pasal 21 untuk satu bulan, maka PPh Pasal 21 terutang di atas tinggal dibagi 12 sehingga pajak yang dipotong oleh PT Empat Mata atas penghasilannya Tukul Arwana adalah Rp375.100 : 12 = Rp31.258,00.

[Source : http://dudiwahyudi.com]